Postingan

Menampilkan postingan dari April, 2014

Jurusan Sejarah :)

“Lulusan sejarah kerjanya jadi apa ya, Kak?” Itulah satu pertanyaan yang selalu saya terima ketika ngobrol dengan adik-adik kelas saya di MA atau ketika ada acara bedah kampus. Juga beberapa kawan di jejaring sosial. Mungkin ini pertanyaan yang lazim ditanyakan ke jurusan manapun. Jika yang ditanya adalah jurusan kedokteran, kedokteran gigi, manajemen, akuntansi, atau psikologi jawabannya akan sangat memuaskan. Barangkali ini hanya sekadar pertanyaan basa-basi saja. Tapi jika ditanyakan kepada jurusan sejarah, saya bisa pastikan ini pertanyaan serius dan si penanya pasti mengerutkan keningnya, ini tanda-tanda skeptis. Tidak menutup kemungkinan ini pertanyaan berat juga untuk jurusan-jurusan “non-favorit” lainnya. Jadi, lewat tulisan sederhana ini saya mencoba memberikan sedikit perspektif atau gambaran kepada adik-adik SMA yang mau melanjutkan pendidikannya ke perguruan tinggi. Terutama yang berminat masuk jurusan Ilmu Sejarah. Tulisan ini saya sarikan dari pengalaman pr…

Pulau Jawa pernah sohor sebagai rumah aneka tanaman adibintang

“Jawa pernah dijuluki lumbung padi dari timur karena melimpahnya jumlah beras yang dihasilkannya,” ungkap John Joseph Stockdale, seorang penulis asal Inggris. “Pulau-pulau lainnya hanya menghasilkan sedikit beras atau tidak sama sekali, kecuali Celebes yang memasok kebutuhan pokok ini ke Amboyna.”

Pada 1767, Jawa telah memasok sebanyak 14.000 ton beras untuk kebutuhan pangan di Batavia, Ceylon, dan Banda. “Beras merupakan komoditi kedua di Jawa,” Stockdale memaparkan, “dan komoditi ini dihimpun dalam jumlah besar, khususnya di kawasan kerajaan Jawa.”

Komoditi primadona ketiga adalah gula. Pada 1768 Batavia dan sekitarnya mampu menghasilkan 5.897 ton. Sebagian diekspor ke India—daerah Surat dan pesisir malabar—dan sisanya ke Eropa. Umumnya penggilingan tebu dimiliki oleh warga Cina.

Kopi merupakan tanaman unggulan yang keempat. Perkebunan kopi, menurut Stockdale, berada di Cirebon dan Batavia. Dia menyebut Gubernur Jenderal Zwaardkroon sebagai seseorang yang memperkenalkan dan…

dwitasaridwita

Gambar
Aku akan terus mendoakan kebahagiaanmu, meskipun kebahagiaanmu tak lagi membutuhkan hadirku.Berbicara di belakang, juga menjelek-jelekan seseorang; tak akan membuatmu terlihat lebih baik. :)Perasaan sayang gak selalu didasari oleh status, begitu juga keseriusan dan kesetian. Status tak menjamin segalanya.Luka lebih membekas daripada perasaan bahagia. Makanya, lebih sering teringat.Karena yang hilang dan pergi pasti akan selalu dirindukan, semenyakitkan apapun yang terjadi di masa lalu.Saya mencoba menjadi setegar-tegarnya diri saya, tapi mengenai berakhirnya kita; saya tak mampu lagi berbohong.Karena percuma mempertahankan tapi kedua individu yang memperjuangkan malah kesakitan.Kode adalah membuat makna dalam pikiran orang lain. Membuat kamu paham, ada perasaan yang harus kamu mengerti.Dan, dia yang begitu rajin mencibir dan mengurusi hidupmu adalah dia yang tahu bahwa hidupnya tak semenarik hidupmu.Suatu tanggal menyimpan memorinya masing-masing, suatu tanggal berisi kenangannya ters…

untuk calon imamku

Untukmu wahai calon imamku… Maaf jika aku tak pernah mengejarmu. Sengaja kusimpan rapi rindu ini dalam kalbu. Hanya kutorehkan dalam bait-bait tinta yang belum bisa kuhaturkan padamu. Hingga saatnya nanti, ketika sebuah ikatan suci mengikat jiwa dan raga kita. Untukmu wahai calon imamku… Maaf jika aku membiarkanmu pergi berlalu. Aku tak ingin mengajakmu pergi sementara punggungmu masih lemah dalam menopang. Kubiarkan engkau terus mengokohkan aqidah, menegakkan sunnah, dan melatih diri untuk istiqamah dalam berakhlaqul karimah. Aku yakin Dia kini tengah melatihmu menjadi mujahid yang tangguh, hingga saatnya nanti kita dapat pergi bersama dan melipatgandakan kekuatan dakwah tanpa banyak berseteru. Untukmu wahai calon imamku… Maaf jika aku menundukkan pandanganku. Aku tak tahu keadaan imanku saat ini, besok ataupun nanti. Aku tak ingin hati ini goyah karena sejatinya Allah lah tumpuan utama di hatiku. Ujian demi ujian Insya Allah membuatku menjadi lebih tangguh sehingga saat kelak kita …

hanya katakata

Gambar
segitunya ya gue? #iya! selabil ini? #iya! cinta mati? #---!

another-

Gambar

labil --"

Gambar
16 April 2014 *coretanisengsambilnunggudismspowerranger*

ask you

Gambar
oke jadi pembaca sekalian, kalo jadi yang ditanya kalian bakal jawab apa?

Pemilu Perdana

hello... welcome!
gue balik lagi di tengah bulan April yang cetar membahana ini.
di awal April yang puanas. di Bumi Indonesia tepatnya di Gorontalo gue melakukan pemilu perdana gue,
nanti di akhir bakal gue kasih beberapa foto tentang gimana noraknya kita para metamorfians melakukannya.

oke, miris banget liat bangsa gue yang semakin menua ini. di menjelang umurnya ke 69 tahun.
pengalaman pribadi gue, ehem risywah terjadi di depan mata gue. serangan fajar terus berdatangan tanpa pandang bulu baik itu tua ataupun muda. alasan klasik yang masuk akal kenapa kami para insan muda dijadikan korban. KITA BUTA!!. bukan buta secara fisik tapi buta dalam menentukan, jujur diantara puluhan calon legislatif, gak ada yang gue kenal. mereka gak kampanye dan pidato di depan kita jadi kita hanya melihat secara fisik dalam arti ngeliat di koran atau kami juga menelisik lewat media terbatas yang kami punya seperti radio.
entah angin apa tapi beberapa praktek pencucian pemprovokatoran terjadi. yah kami t…