Postingan

Menampilkan postingan dari Juli, 2016

pendampingan dan bantuan hukum yang diberikan LBH Jakarta dalam pendampingan kasus KDRT

BAB I PENDAHULUAN I.Latar Belakang Tindak kekerasan dalam rumah tangga dapat digolongkan sebagai suatu pola kelakuan atau perbuatan memaksakan kehendak dari sesorang terhadap pasangannya, yang termasuk dalam golongan ini adalah kekerasan secara fisik, mental, ataupun seksual bisa juga termasuk penguasaan ekonomi.[1] Tindakan kekerasan juga menyangkut tindakan agresif dan kasar (violent) terhadap anggota keluarga sendiri (domestic abuse) dapat berbentuk penyiksaan, perkosaan, dan pemaksaan. Secara umum abuse dapat diartikan sebagai penyalahgunaan kekuatan untuk memperlakukan orang lain yang di bawah kekuasaannya dengan menyakiti secara fisik, menghina dengan kata-kata kasar, melukai atau mencederai dengan tindakan atau mengambil keuntungan dari kekuasaan itu secara tidak adil.[2] Menurut Deklarasi Beijing, adanya pola hubungan yang tidak seimbang (ketidakselarasan hak antara perempuan dan laki-laki) yang dikonstruksikan sedemikian rupa inlah yang membuka peluang terjadinya kekerasan oleh …