Postingan

Menampilkan postingan dari Juni, 2014

conan lovers!

Gambar
1. Shinichi digunakan sebagai karakter untuk mempromosikan orang-orang untuk mengikuti hukum di Jepang, karena popularitas dari seri.
2. Shinichi, bersama dengan Heiji Hattori , Kaito Kuroba dan Saguru Hakuba, kadang-kadang disebut sebagai 'Empat jenius' atau 'Gosho Boys' oleh fans. Jika Ai Haibara / Shiho Miyano disertakan, mereka disebut sebagai 'Lima jenius. "
3. Shinichi tampaknya memiliki narkolepsi pesawat, yang disebutkan dalamEpisode 162 dan Bab 204 . Hal ini berlaku juga pada Conan.
4. Asal nama Shinichi adalah kata “Shin” yang berarti kebenaran dan “Ichi” yang berarti satu.
5. Golongan darah Ran dan Shinichi adalah sama.
6. Ran dan Shinichi sudah saling mengungkapkan perasaannya baik secara langsung maupun tidak langsung, baik di film maupun di dalam anime. Namun hubungan mereka berjalan seperti biasanya. Tanpa perubahan yang berarti.
7. Shinichi adalah karakter favorit nomer 1 dalam anime DC.
8. Heiji pernah menyamar sebagai Shinichi Kudo selama dua kali …

Merajut Cinta VS Mengalihkan cinta

Suatu hari....
Seorang anak wanita yang ingin
menggenapkan agamanya, bertanya
pada Ibunya,"Ibu, ajarkan anakmu
ini tuk memilih pendamping hidup !!"
Sang Ibu tersenyum, dan dengan
bijak menjawab, "Anakku,
janganlah kau menikahi seorang
lelaki hanya karena
ketampanannya, kelak kau kan
kecewa, karena ia pasti menua.
Nak, jangan pula kau memilihnya
hanya karena ia dikagumi banyak
wanita, karena kau belum tahu apa
kekurangannya. Tidak pula karena
kekayaan atau karena nasabnya.
Karena kekayaan tidak pernah
kekal, nasab tak menjamin
kemuliaan dirinya."
"Nak,
Pilihlah ia karena akhlaknya yang
mulia
Pilihlah ia karena kasihnya pada
sesama
Pilihlah ia karena imannya yang
tiada dua"
Tambah sang Ibu.
"Bu, lalu bagaimana aku tahu
dirinya akan membuatku bahagia,
padahal belum tentu ia kaya,
tampan, terkenal ?" Tanya sang
anak.
"Nak, Ketampanan dan kecantikan
ada pada hati yang merasa. Kaya
ada pada hati yang qona’ah.
Terkenal di hadapan manusia belum
tentu mulia di hadapanNya."
"P…

bahagianya merayakan cinta

Sekali-kali jangan pernah merasa
diri lebih tinggi-lebih besar-lebih
fakih-lebih berilmu-lebih banyak
amalnya, karena kita tidak tahu
orang di sekeliling kita; bisa jadi
biasa-biasa saja, berpenampilan
sederhana, bahkan di masyarakat
hanya dipandang sebelah mata,
tetapi ternyata dia berhati mulia,
dan termasuk pribadi bertakwa, di
sisi-Nya.
Ada cerita indah dan menarik,
sekaligus menakjubkan menurut
saya, ketika membaca kisah yang
dituliskan oleh Salim A. Fillah dalam
bukunya, “Barakallahu laka,
Bahagianya merayakan cinta.” pada
hal. 448-449.
Tulisnya dalam buku itu, “Suatu
malam, Ustadz Muhammad Nazhif
Masykur berkunjung ke rumah.
Setelah membicarakan beberapa
hal, beliau bercerita tentang
tukang becak di sebuah kota, di
Jawa Timur.
”Salim melanjutkan, “Ini baru
cerita, kata saya. Yang saya catat
adalah, pernyataan misi hidup
tukang becak itu :
1. Jangan Pernah Menyakiti;
2.Hati-hati Memberi Makan Istri.
“Antum pasti tanya,” kembali Salim
melanjutkan ceritanya sembari
menirukan kekata ustadz
Muhammad, “tukang becak m…

Universitas Indonesia

Gambar
SEJARAH UI Sebelum kita bicara kampus UI yang sekarang, ada baiknya kita tau sedikit sejarah mengenai UI. Universitas Indonesia pada mulanya dibangun tahun 1849  oleh pemerintahan Hindia Timur Belanda. Pada saat itu namanya masih School of Medicine for Javanese. Tujuan dibangunnya sekolah ini adalah sebagai tempat penghasil asisten dokter. Pada tahun 1898 ditambahin lagi sekolah kaya gini, namanya sekolahnya STOVIA. Lompat jauh ke tahun 1924, pemerintahan kolonial Belanda mendirikan RHS (Sekolah Badan Hukum Indonesia). RHS inilah yang menjadi cikal bakal Fakultas Hukum UI. Setalah menyatakan merdeka pada tanggal 17 Agustus 1945, pemerintahan Indonesia mendirikan BPTRI, yaitu Badan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia di Jakarta. Pada akhir 1945, pemerintah kolonial kembali menguasai Jakarta. BPTRI terpaksa pindah ke luar Jakarta. Pada saat itu, pemerintahan Belanda mendirikan Universitas Sementara di Jakarta. Kemudian pada tanggal 21 Maret 2947, setalah Jakarta kembali dikuasai oleh p…