Postingan

Menampilkan postingan dari April, 2015

Penologi - Teori Tujuan Pemidanaan

TEORI TUJUAN PEMIDANAAN GABUNGAN ATAU TEORI INTEGRATIF Dalam tulisannya berjudul “Prolegomenon to The Principles of Punishment”, H.L.A. Hart menyatakan bahwa pidana harus: a)Mengandung penderitaan atau konsekuensi-konsekuensi lain yang tidak menyenangkan. b)Dikenakan pada seseorang yang benar-benar atau disangka benar-benar melakukan tindak pidana c)Dikenakan berhubungan suatu tindakan yang melanggar ketentuan hukum d)Dilakukan dengan sengaja oleh orang selain pelaku tindak pidana e)Dijatuhkan dan dilaksanakan oleh penguasa sesuai dengan ketentuan suatu sistem hukum yang dilanggar oleh tindak pidana.
Teori paduan atau integratif menurut H.L.A. Hart menekankan otonomi dan kebebasan si terpidana sambil mengingatkan pentingnya pemahaman yang tepat tentang peranan pemidanaan secara kontekstual dalam perspektif hakikat dan fungsi suatu hukum. Dengan kata lain, teori ini bercorak gabungan antara prinsip-prinsip relatif (tujuan) dan absolut (pembalasan) sebagai satu kesatuan. Pemidanaan mengandung …

Review Pengantar Sosiologi (konformitas dan penyimpangan sosial)

Tugas Mata Kuliah Sosiologi (Konformitas & Penyimpangan Sosial)
Dalam masyarakat yang homogen dan tradisional, konformitas warga masyarakat adalah kuat. Misalnya di desa-desa yang terpencil dimana tradisi dipelihara dan dipertahankan dengan kuat, maka warga masyarakat desa tersebut tidak mempunyai pilihan lain kecuali mengadakan konformitas terhadap kaedah-kaedah serta nilai-nilai yang berlaku. Di dalam masyarakat desa yang terpencil, apabila seseorang mendirikan rumah maka dia akan meniru bentuk-bentuk rumah yang telah ada dan telah terinstitusikan bentuknya, sedangkan yang mendirikan rumah dengan bentuk yang berbeda dengan pola tersebut akan dicela oleh para anggota masyarakat yang lain. Konformitas di kota-kota sangat kecil karena kaidah-kaidah di dalam kota mengalami perkembangan dan perubahan sehingga proses institusionalisasi sukar terjadi apabila dibandingkan dengan masyarakat yang ada di desa. Bahkan konformitas di kota besar sering kali dianggap sebagai hambatan terhadap k…

Review Pengantar Sosiologi (gender)

Tugas Mata Kuliah Sosiologi (Gender)
Bias gender adalah pembagian posisi dan peran yang tidak adil antara laki-laki dan perempuan. Perempuan dengan sifat feminism dipandang selayaknya berperan di sector domestic, sebaliknya laki-laki yang maskulin sudah sepatutnya berperan di sector public. Bias Gender adalah kebijakan/ program/ kegiatan atau kondisi yang memihak atau merugikan salah satu jenis kelamin. Kasus I :
Adanya perusahaan-perusahaan yang masih "menganakemaskan" kaum pria dan menutup peluang bagi kesetaraan perempuan dalam hal gaji, penugasan, dan promosi, seperti kasus Citigroup digugat oleh Enam Eksekutif Perempuan.
Dalam Kasus tersebut, mayoritas pegawai yang di PHK adalah perempuan, karena masih adanya pandangan bahwa yang bertugas mencari nafkah adalah laki-laki (suami). Namun, coba kita perhatikan apakah semua wanita memiliki suami, ada perempuan yang masih melajang dan harus memenuhi kebutuhan hidupnya sendiri, atau bahkan ada perempuan yang menjanda dan harus meme…

Penulisan dan Presentasi Ilmiah

Dampak Pembangunan MIFEE (Merauke Integrated Food and Energy Estate) terhadap Hak Asasi Masyarakat di desa Zanegi


BAB 1 PENDAHULUAN 1.1       Latar Belakang             Papua adalah bagian dari daerah Indonesia yang terkenal dengan sumberdaya alamnya berupa pangan lokal , kayu hutan, dan tambang emas. Selama lebih dari satu dekade, masyarakat asli Papua telah mengalami penderitaan dibawah militerisasi, pelanggaran HAM, eksploitasi dan diskriminasi. Pada tahun 1998, Indonesia memasuki proses Reformasi dan demokratisasi yang memperbaiki aturan aturan HAM dan perkembangan institusi. Akan tetapi, di provinsi paling Timur wilayah Indonesia, masyarakat asli Papua tetap menjadi subjek pelanggaran HAM yang serius dari aparat keamanan dan negara Indonesia. Sampai sekarang, pemerintah Indonesia sangat membatasi akses jurnalis, organisasi kemanusiaa dan HAM Internasional di Tanah Papua (franciscans international : 2010). Pada tanggal 11 Agustus 2010, Menteri Pertanian secara resmi meluncurkan Merauke…

Ringkasan Pengantar Ilmu politik

Konsep Dasar Ilmu Politik
Budiardjo, Miriam. Dasar-dasar ilmu politik. 2008. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama. Konsep adalah unsur yang penting dalam usaha kita untuk memahami dunia sekeliling. Konsep biasanya dirumuskan dalam satu atau dua kata. Teori politik adalah bahasan dan generalisasi dari fenomena yang bersifat politik. Teori-teori politik yang mempunyai dasar moral fungsinya terutama untuk menentukan pedoman dan patokan moral yang sesuai dengan akhlak. Teori-teori yang termasuk dalam teori tersebut, dibagi lagi menjadi 3 kelompok yaitu filsafat, teori sistematis dan ideologi. Masyarakat. Masyarakat menurut Robert M. McIver mengatakan : “Masyarakat adalah suatu sistem hubungan yang ditata.” Biasanya masyarakat menghuni suatu wilayah geografis yang mempunyai  kebudayaan dan lembaga yang kira-kira sama. Negara. Negara adalah organisasi yang dalam sesuatu wilayah dapat memaksakan kekuasaannyasecara sah terhadap semua golongan kekuasaan lainnya, dan yang dapat menetapkan tujuan dari ke…