Postingan

Menampilkan postingan dari Februari, 2017

White Collar Crime

Mata Kuliah & Waktu Kuliah Bisnis dan White Collar Crime | Jumat 08:00-10:30 Nama & Nomor Mahasiswa Devi Afithasari 1406618436 No Kelompok 02 Tanggal Ujian & Waktu Ujian Jumat, 21 Oktober 2016. | 08:00-10:30  Jenis Ujian Mini Paper
Soal: 1.Pilihlah satu topik terkait white collar crime sebagai bahan penulisan mini paper anda. Pilihan konsep tersebut adalah (1) Occupational Crime, (2) Bureaucrational Crime, (3) Corporate Crime, (4) Governmental Crime, (5) Cyber Related Crime. 2.Setelah saudara menentukan 1 (satu) pilihan topik mulailah menulis (4-6 lembar isi saja). Tulisan tersebut harus memuat: ·Konsep/teori terkait topik pilihan anda ·Tokoh/ahli yang terkemuka dalam konsep tersebut ·Identifikasi  kejahatan white collar crime yang konsisten dengan teori/konsep tersebut 3.

Sosiologi Kepenjaraan Indonesia

Gambar
UNIVERSITAS INDONESIA Penyebab-penyebab Terjadinya Kematian Tahanan dalam Penjara




Ujian Tengah Semester Sosiologi Kepenjaraan Indonesia


Disusun oleh Devi Afithasari           (1406618436)


FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK DEPARTEMEN KRIMINOLOGI DEPOK Oktober 2016


BAB I Pendahuluan A.Latar Belakang Penjara merupakan institusi yang diharapkan berperan untuk melakukan transformasi seorang kriminal menjadi warga negara yang baik. Di dalam pelaksanaan pidana penjara menimbulkan berbagai derita selain pembatasan kebebasan bergerak. Permasalahan yangada dalam pelaksanaan pidana hilang kemerdekaan dengan sistem pemasyarakatan di Indonesia sangatlah banyak, salah satunya adalah permasalahan kesehatan yang ada dalam penjara. Permasalahan ini kemudian menimbulkan beberapa masalah turunan hingga menyebabkan kematian dalam penjara. PBB mensahkan/ menyetujui Standard Minimum Rules The Treatment of Prisoners (yang disebut SMR) sebagai upaya perlakuan terhadap terpidana dan rang-orang tahanan yang dapat dit…

Etnografi Kejahatan Indonesia (Dukun)

BAB I PENDAHULUAN LATAR BELAKANG Conduct normmerupakan sebuah konsep yang menjelaskan bahwa sebuah kelompok tertentu yang membangun sebuah budaya atau perilaku dan tingkah laku unik dalam memberita tanggapan tegangan sosial (Sellin, 1938).[1] Kelompok budaya ini mempertahankan atau memelihara sebuah perilaku norma yang berlaku dalam kelompok mereka yang mengatur kondisi kehidupan sehari-hari mereka di dalam lingkungan kelompok tersebut (Siegel, 2010). Conduct normmerupakan sebuah konsep yang menjelaskan bahwa sebuah kelompok tertentu yang membangun sebuah budaya atau perilaku dan tingkah laku unik dalam memberita tanggapan tegangan sosial (Sellin, 1938). Kelompok budaya ini mempertahankan atau memelihara sebuah perilaku norma yang berlaku dalam kelompok mereka yang mengatur kondisi kehidupan sehari-hari mereka di dalam lingkungan kelompok tersebut (Siegel, 2010).[2]Santet atau yang dikenal dengan sebutan ilmu sihir-tenung (witchcraft, sorcery) hampir dikenal di seluruh Indonesia. Sementa…