Selamat tanggal 15 "kita"

Jarak tidak selalu buruk, ia memberi waktu dan kesempatan kepada kita untuk berpikir ulang

selamat kepada jarak yang berhasil sukses memisahkan kita. selamat kepada kamu yang keinginannya untuk ini telah berhasil. katamu, jarak hanyalah sepersekian alasan untuk menjaga rindu. katamu jarak hanyalah masalah ruang dan waktu yang memisahkan kita. katamu "tenang saja, tidak apa-apa".

nyatanya? kataku jarak membuatku tersiksa. kataku, bodoh jika masih berharap dipisahkan oleh jarak ini. kataku, ini bukan hal yang mudah. kau belum mengerti aku. paham betul aku. aku menyerah sejujurnya atas ini. tapi, aku diam. karena kau selalu meyakinkan. 

di sudut ruangan ini. diiringi dengan alunan lagu Christina Perri- A thousand Years. satu lagu yang terus aku putar tanpa henti. lagu yang berpuluh kali aku ulang. lagu yang kadang membuatku menangis rindu tanpa sebab. I have died every day Waiting for you.

sayangnya diantara seabrek kegiatan yang menumbangkan tubuhku, pusing kepala yang membuat pandanganku berkunang kunang. rasanya aku hanya ingin mengucapkan satu hal bodoh yang membuat orang lain tertawa dan kaupun bahkan mengacuhkannya. aku kangen kamu.

setelah sekian lama kita berkenalan, setahun lebih sesaat tanggal 15 itu. belum habis rinduku terobati, jarak buru-buru pamit pergi memisahkan kita. rasanya sangat sulit untuk berdiam bersama di suatu kota ini, mengingat kita belum berada dalam status apapun. dan aku hanya bisa melambaikan tangan mengucapkan beberapa kalimat untuk menguatkan hati. aku berbalik arah berjalan perlahan dan menjauh. menyesali kenapa lagi dan lagi harus berakhir sesingkat ini? 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

tokoh pemikiran dalam postmodern

makalah geografi (kependudukan)

analisis kasus aceh singkil dengan sosiologi hukum